Kamis, 12 September 2013

Intel Dukung Android 64-bit

Intel Dukung Android 64-bit

Intel
Doug Fisher, Corporate Vice President and General Manager, Software and Services Group Intel SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Perangkat mobile Android akan kembali mengalami kemajuan dan menawarkan performa tinggi dengan munculnya prosesor 64-bit. Perusahaan semikonduktor Intel, menyatakan dukungan terhadap sistem operasi Android 64-bit.

Corporate Vice President and General Manager, Software and Services Group Intel, Doug Fisher mengatakan, perusahaan akan menyediakan prosesor 64-bit bagi Android, yang mampu mengakses sistem memori (RAM) dengan kapasitas lebih dari 4GB di perangkat mobile.

"Langkah ini akan meningkatkan kinerja aplikasi yang lebih baik, menyajikan konfigurasi memori baru, dan membuka jalan bagi video Ultra-HD di perangkat mobile," ujar Fisher di acara Intel Developer Forum (IDF) 2013 di San Francisco, AS, Rabu (11/9/2013).

Munculnya ponsel pintar dan tablet yang menggunakan spesifikasi komponen tingkat tinggi, menandakan adanya peningkatan kebutuhan konsumen terhadap perangkat mobile. Mereka ingin membutuhkan perangkat beruk uran kecil yang dapat melakukan beragam aktivitas (multi-tasking).

Kendati demikian, Google belum menyatakan secara resmi Android versi apa yang sepenuhnya mendukung format 64-bit.

Selama ini, ponsel pintar dan tablet memanfaatkan prosesor 32-bit. Apple, menjadi perusahaan pertama yang memanfaatkan arsitektur 64-bit di prosesor Apple A7 pada ponsel iPhone 5S. Apple menggunakan desain arsitektur ARM untuk prosesor tersebut.

Prosesor macam ini membutuhkan dukungan sistem operasi dan aplikasi lain untuk berjalan dalam modus 64-bit. Sejatinya, prosesor macam ini bisa menawarkan kinerja lebih baik untuk aplikasi-aplikasi yang rakus sumber daya.

Rabu, 11 September 2013

Portal GameSaku Beralih Kepemilikan

Portal GameSaku Beralih Kepemilikan

GameSaku

KOMPAS.com - Tech In Asia, sebuah media online teknologi berbahasa Inggris yang berbasis di Singapura, hari Kamis (12/9/2013) ini mengumumkan akuisisi atas portal game mobile Indonesia, GameSaku.com.

Sebelumnya, GameSaku berada di bawah payung Apps Foundry bersama dengan MakeMac dan SCOOP Newsstand. GameSaku bermula pada tahun 2012 sebagai blog yang membahas game di platform iOS.

Nilai pembelian GameSaku tidak diungkapkan. Menurut keterangan tertulis yang diterima Kompas Tekno, sumber daya manusia GameSaku akan turut dimanfaatkan untuk mengembangan situs GamesinAsia.com besutan Tech in Asia di Indonesia.

GameSaku saat ini mengulas tema game mobile di berbagai platform dalam bahasa Indonesia. Di masa depan, portal tersebut berencana melebarkan cakupannya ke area game PC dan  konsol, berkolaborasi dengan Games in Asia yang melakukan publikasi seputar game di Asia dal am bahasa Inggris.

"Kami melihat bahwa game memiliki potensi besar di Asia Tenggara. Jadi, Games in Asia adalah arah pengembangan yang alami untuk kami," ujar pendiri Tech in Asia Willis Wee.

Duet pendiri GameSaku, Hendri Salim dan Glenn Prasetya, akan memimpin kegiatan redaksional untuk wilayah Indonesia di Games in Asia. Konten situs GameSaku.com secara bertahap akan dipindahkan ke GamesinAsia.com dalam beberapa pekan ke depan.

Selasa, 10 September 2013

Berapa Harga iPhone 5S dan 5C?

Berapa Harga iPhone 5S dan 5C?

(Apple)
iPhone 5S tersedia dalam tiga pilihan warna: Hitam, Perak dan Emas. KOMPAS.com - Apple resmi memperkenalkan iPhone 5S dan iPhone 5C pada sebuah acara yang digelar di Apple Campus, Cupertino, California, AS, Selasa (10/9/2013) waktu setempat.

Pada acara tersebut, Apple memang mengumumkan harga yang akan mereka banderol untuk kedua perangkat tersebut. Namun, Apple baru membeberkan harga iPhone 5S dan 5C dengan kontrak operator selama dua tahun, tanpa menyebutkan harga perangkat ini dalam versi unlocked (tidak terikat kontrak).

Gambaran harga iPhone 5C dan 5S versi unlocked datang dari situs Apple Store Singapura. Dalam situs resminya, Apple Singapura membeberkan harga dari kedua perangkat tersebut.

iPhone 5C sudah dapat dipesan pada 13 September mendatang di Singapura. Di negara tersebut, iPhone 5C 16 GB dibanderol dengan harga 848 dollar Singapura atau sekitar Rp 7,8 juta.

Sementara itu, versi 32 GB akan dijual seharga 988 dollar Singapura atau sekitar Rp 9 juta. Keduanya tampak memiliki harga yang cukup tinggi untuk disebut sebagai iPhone versi terjangkau.

Sedangkan, iPhone 5S versi 16 GB akan dijual dengan harga 988 dollar Singapura (Rp 9 juta), 32 GB dengan harga 1.148 dollar Singapura (Rp 10,5 juta), dan 64 GB dengan harga 1.288 dollar Singapura (Rp 11,8 juta).

iPhone 5S dan 5C sudah dapat dipesan mulai 13 September di Singapura dan tersedia mulai 20 September 2013.

Biasanya, harga iPhone resmi di Indonesia tidak akan berbeda jauh dengan harga yang dipatok di Singapura, kemungkinan ada perbedaan sekitar Rp 1 juta.

Setelah 20 September, Apple akan mulai menggulirkan iPhone 5S dan 5C ke negara-negara lain di seluruh dunia. Menjelang akhir 2013, disebutkan bahwa kedua iPhone sudah akan tersedia di 100 negara lewat 270 operator seluler, bisa jadi ini termasuk di Indonesia .

Senin, 09 September 2013

Opera Bikin Browser Ringkas Khusus iPad

Opera Bikin Browser Ringkas Khusus iPad

Opera
Logo Coast by Opera

KOMPAS.com - Usai meluncurkan Opera for Android, Opera Software kembali memperkenalkan produk browser yang ditujukan untuk perangkat mobile, kali ini untuk platform tablet iPad besutan Apple. Namanya, "Coast by Opera".

Coast mengusung antarmuka yang sederhana dan jauh berbeda dibandingkan peramban-peramban terdahulu dari Opera. Browser ini menampilkan laman situs web dengan hampir memenuhi layar, tanpa adanya kolom URL maupun tombol-tombol navigasi "back" dan "forward".

Sebagai ganti tombol-tombol itu, Coast mengandalkan input berbasis gestur. Untuk menjalankan aksi yang biasa diakses lewat tombol "back", misalnya, pengguna cukup menyapukan jari ke arah kiri. Aksi forward dilakukan dengan menyapu jari ke arah sebaliknya.

Opera

"Kami memang sengaja merancang ulang antarmuka di Coast by Opera, untuk menyasar pengguna yang tak mau rumit tapi tetap aktif menjelajah internet," terang Manajer Komunikasi Opera Indonesia Agnes Agastia kepada KompasTekno di Jakarta, Senin (9/9/2013).

Tampilan utama Coast diisi oleh laman URL/ search dan sejumlah icon speed dial atau bookmark yang bisa ditambahkan sendiri oleh pengguna. Home screen ini bisa diakses kembali lewat icon "home" yang terdapat di sisi bawah dalam tampilan website.

Opera

Di sebelah kanan icon "home" terdapat icon "recent sites" yang berperan seperti fungsi "history" pada peramban-peramban internet pada umumnya, sekaligus merupakan antarmuka multi-tab browsing. Jendela-jendela situs yang terbuka diperlihatkan dalam tampilan "recent sites" dan bisa dipilih dengan menyapukan jari ke arah kanan dan kiri.

Opera juga menambahkan fitur keamanan pada Coast yang tersambung ke database online Opera. Fitur ini akan memblokir akses ke situs berbahaya secara otomatis. Adapun informasi keamanan sebuah situs (misalnya ketika  mengakses protokol HTTPS) bisa dilihat dengan menekan tombol "i" pada tampilan window situs di interface "recent history".

Eksklusif iPad

Ditambahkan oleh Agnes, browser Coast by Opera yang berbasis Webkit tersebut kompatibel serta dioptimalkan untuk iPad 2 dan yang lebih baru, termasuk iPad Mini. Pihak Opera belum berencana memindahkan Coast ke platform iPhone maupun smartphone dan tablet Android .

Menurut Agnes, ini karena browser yang bersangkutan memang memiliki fungsi yang berbeda dengan produk-produk sejenis lainnya dari Opera. "Coast tidak memiliki fitur kompresi data seperti Opera Mini yang ditujukan untuk pengguna budget dan sering mengakses internet. Rancangan Coast sesuai dengan tinjauan kami mengenai profil pengguna iPad," imbuhnya.

Pihak Opera sendiri disebut Agnes belum berencana memperluas jangkauan Coast ke platform iPhone maupun smartphone dan tablet Android.

Tertarik mencoba? Coast sudah tersedia di App Store Apple dan bisa diunduh mulai hari ini.

Minggu, 08 September 2013

Topsy, Pencari Tweet Sepanjang Masa

Topsy, Pencari Tweet Sepanjang Masa

Topsy

KOMPAS.com - Twitter bisa menjadi sarana perolehan informasi yang berguna. Tapi pencarian tweet berisi keterangan yang sesuai dengan keinginan bisa sangat sulit, terlebih jika menyangkut kejadian yang sudah lama lewat dan terbenam di derasnya arus kicauan para Tweeps.  

Memang, Twitter menyediakan mesin pencari sendiri, namun ini pun sulit dimanfaatkan karena algoritmanya mengutamakan tweet yang lebih baru, yang belum tentu relevan dengan kebutuhan.

Nah, sebagaimana dilaporkan oleh New York Times, kini hal tersebut bisa dipermudah dengan kehadiran Topsy yang Rabu (4/9/2013) lalu mengumumkan telah mengindeks Twitter sejak tweet yang pertama diunggah pada 2006 silam.

Jumlahnya mencapai 425 miliar, termasuk posting berisi foto, tautan internet, dan berbagai konten terkait lainnya. Sebelum ini, Topsy baru mengindeks Tweet lampau hingga tahun 2010 saja.

Cara penggunaannya pun mudah. Cukup kunjungi situs Topsy dan masukan kata pencarian. Topsy akan menampilkan hasil pencarian yang bisa diatur jangka waktunya, bahkan hingga hitungan jam. Hasil pencarian berupa foto dan video juga ditampilkan secara terpisah.

Tool ini bisa digunakan secara gratis dan berguna untuk siapapun yang perlu mencari sebuah keterangan di belantara arus informasi Twitter, seperti jurnalis atapun peneliti yang melakukan riset.

Untuk tenaga pemasaran, perusahaan media ataupun pelaku politik yang membutuhkan alat pencarian informasi lebih canggih, Topsy menyediakan opsi berlangganan mulai 12.000 dollar AS per tahun yang bisa menyempitkan hasil pencarian berdasarkan hal-hal seperti lokasi geografis dan tweet yang paling berpengaruh terhadap percakapan sosial di Twitter.

Google sebenarnya pernah membuat perjanjian dengan Twitter yang memungkinkan mesin pencari itu turut mengindeks tweet. Tapi semenjak persetujuan tersebut berakhir pada 2011 lalu Google tak bisa berbuat banya k dalam mengikuti riuh rendahnya kicauan di Twitter.

Sabtu, 07 September 2013

Produsen Android Bertarung di IFA 2013

Produsen Android Bertarung di IFA 2013

Kompas.com/Hindra Liauw
Pameran alat-alat elektronik terbesar di Eropa, IFA 2013, resmi dibuka di Berlin, Jerman, Jumat (6/9/2013). BERLIN, KOMPAS.com - Pameran gadget dan produk elektronik terbesar di Eropa, Internationale Funkausstellung (IFA) 2013, resmi dibuka di Berlin, Jerman, Kamis (5/9/2013). IFA 2013 menjadi medan perang bagi produsen Android dan perusahaan teknologi lain yang ingin memamerkan produk terbarunya.

Hindra Liauw, jurnalis Kompas.com yang menghadiri acara tersebut, melaporkan sejak Kamis pagi ribuan orang telah memadati Gedung Messe, Berlin, lokasi digelarnya IFA 2013. Mereka hendak melihat produk terkini dari perusahaan teknologi.

Salah satu yang menarik untuk disoroti adalah, persaingan bisnis perangkat mobile Android. Semua produsen Android besar, seperti Samsung, Sony, LG dan HTC, ikut dalam pameran ini dan akan memperkenalkan produk baru.

Samsung Electronics memamerkan sejumlah produknya termasuk Samsung Galaxy Note III, Samsung Galaxy Gear, dan Samsung Galaxy Note 10.1 Edisi 2014.

Sony juga akan mel uncurkan telepon pintar Xperia Z1 yang memakai prosesor Snapdragon 800. Telepon pintar yang memiliki bentang layar 6,4 inchi ini juga dilengkapi dengan kamera 21 megapiksel.

Sementara itu, LG Electronic menyiapkan G Pad 8.3. Produk ini termasuk tablet pertama yang memiliki layar HD (1.920 x 1.200 pixel). G Pad 8.3 dikatakan memiliki memori internal 16 GB, RAM 2 GB, dan prosesor Qualcomm Snapdragon 600 quad-core. Tak hanya itu, produk LG teranyar ini juga akan berjalan di sistem operasi Android 4.2.2.

HTC juga dikabarkan akan meluncurkan HTC One Max, telepon pintar yang memiliki bentang layar 5,9 inchi dan memakai prosesor Snapdragon 800 kecepatan 2,3 GHz. Telepon pintar ini juga dilengkapi RAM 2 GB.

Ajang IFA selalu berlangsung di kota Berlin dan merupakan pameran teknologi tertua di Jerman, yang digelar sejak 1920. Produk yang dipamerkan tak sekadar seputar ponsel pintar, tablet, atau komputer, tetapi juga terdapat televisi, mesin cuci, AC, dan be rbagai peralatan elektronik rumah tangga lainnya.

Awalnya, IFA menggelar pameran teknologi radio, kemudian berlanjut dengan teknologi televisi, dan kini berbagai teknologi baru digelar di sana.

IFA tahun ini, akan dibuka untuk umum pada 6-11 September 2013. Tak kurang 200.000 pengunjung dan produsen turut meramaikan pameran ini.

Gagal Beli Nokia, Huawei Incar BlackBerry?

Gagal Beli Nokia, Huawei Incar BlackBerry?

Aditya Panji/KompasTekno
BlackBerry KOMPAS.com - Perusahaan teknologi Huawei asal China, menyatakan tidak akan mengakuisisi perusahaan pembuat ponsel, termasuk BlackBerry, untuk meningkatkan pangsa pasarnya di industri ponsel pintar global.

"Kami tidak mempertimbangkan akuisisi. Kami ingin bergantung pada diri sendiri," kata Chen Lifang, Wakil Presiden Senior Huawi, seperti dikutip dari Reuters.

Huawei bahkan memiliki rencana untuk membuat prosesor sendiri. Lifang mengatakan, perusahaan telah menandatangani kesepakatan lisensi paten arsitektur desain prosesor ARM dengan ARM Holdings asal Inggris.

Sebelumnya, Huawei pernah dikabarkan tertarik mengakuisisi produsen ponsel. Perusahaan yang diincar kala itu adalah Nokia, setelah Kepala Produk Konsumen Huawei, Richard Yu, menyatakan sedang mempertimbangkan untuk mengakuisisi Nokia.

Namun pada akhirnya, Nokia menjual bisnis ponsel dan layanannya kepada Microsoft senilai 7,2 miliar dollar AS.

Saat ini, perhatian indu stri teknologi mengarah kepada masa depan BlackBerry. Perusahaan asal Kanada itu membentuk komite khusus untuk mempertimbangkan sejumlah langkah strategis yang akan menentukan nasib perusahaan.

Ada empat kemungkinan yang akan diambil komite khusus BlackBerry. Pertama, tidak melakukan langkah strategis apa pun dan melanjutkan rencana awal; kedua, melakukan strategic line yang mungkin bisa bekerja sama dengan perusahaan lain dalam hal lisensi paten dan aplikasi; ketiga, membentuk perusahaan patungan; dan yang keempat adalah menjual perusahaan.

Menurut sejumlah sumber terpecaya kepada The Wall Street Journal, BlackBerry berniat menggelar lelang agar perusahaan bisa terjual pada bulan November mendatang. BlackBerry disebut sedang terlibat pembicaraan dengan pihak-pihak yang tertarik membeli.

Daftar peminat telah dipersempit dan proses penjualan diperkirakan akan segera dimulai. Sejumlah lembaga keuangan dan perusahaan teknologi, termasuk Lenov o, dikabarkan tertarik meminang BlackBerry.